Banner Iklan

Responsive Ads Here

Wednesday, 2 March 2011

Polisi Gadungan Rampok Mobil Yaris

Laporan SUCILAWATI, Bukitraya redaksi@riaupos.com
Polisi gadungan merampok mobil Yaris siang hari bolong di Jalan Kandis Tangkerang. Korbannya seorang pelajar SMP Negeri 1 Pekanbaru. Sudah lewat sepekan kejadian (19/2), polisi belum dapat menemukan mobil dan menangkap pelakunya.

Peristiwanya terjadi pukul 14.00 WIB siang, ketika Reyhan Prayoga, sang korban pulang sekolah melintasi Jalan Kavling, lewat samping Lembaga Pemasyarakatan. Ketika sampai di Jalan Kandis yang menuju ke Jalan Harapan Raya yang agak sepi, dia tiba-tiba disalip dan dihadang dua pengendara sepeda motor RX-King tanpa nomor polisi.

Oknum polisi gadungan yang duduk di boncengan sepeda motor lalu turun dan menanyakan surat-menyurat berkendaraan. Reyhan yang gelagapan melihat seragam polisi yang dibungkus dengan jaket, lalu mengeluarkan STNK yang diambilnya dari dompet kunci mobil dan SIM-nya yang diletakkannya di atas kaca mobil.

Melihat SIM Reyhan yang memang belum cukup usia untuk memiliki SIM, polisi gadungan itu langsung membentak. ‘’Dari mana kamu dapat SIM. Usia kamu belum cukup?’’

Oknum polisi gadungan ini lantas meminta anak pasangan Ismail, pegawai Balai Metrologi Pekanbaru, dengan Lissalinda ini membuka bagasi di belakang. ‘’Mungkin kamu membawa barang-barang terlarang di dalam mobil,’’ sergahnya.

Dengan gugup Reyhan membuka pula bagasinya sambil menelepon ayah dan ibunya agar segera datang ke lokasi kejadian. ‘’Kita ke Poltabes saja,’’ kata polisi kata gadungan ini. Korban meminta agar jangan dibawa ke Poltabes dulu karena ayahnya di perjalanan sudah dekat dengan lokasi kejadian.

Sesaat bagasi ini terbuka oknum polisi ini masuk ke dalam mobil lewat pintu depan, menghidupkan mobil berwarna putih BM 1477 QP itu dan menggerakkannya. Khawatir mobilnya hilang, Reyhan pun meloncat masuk ke dalam mobilnya lewat pintu bagasi.

Menurut Lissalinda, anaknya kemungkinan besar dihipnotis. Reyhan bersama mobil Yarris HY91 itu lalu dibawa polisi gadungan melintasi Jalan Harapan Raya, keluar di Jalan Sudirman melintasi Hotel Asian dan PT Asuransi Bumi Asih. Sampai di belakang kantor gubernur, korban disuruh polisi gadungan pindah ke sepeda motor RX-King, yang dikendarai kawan polisi gadungan.


Mobil dan sepeda motor sama-sama beriringan menuju Jalan A Yani. Tapi kemudian, sepeda motor yang membawa Reyhan berbelok menuju ke Jalan Rajawali Sukajadi. Sementara mobil yang dikendarai polisi gadungan pergi entah ke mana. Dalam perjalanan ini korban menyadari bahwa sepeda motor RX-King yang dikendarai kawanan ini tidak memiliki nomor polisi.

Korban kemudian diturunkan pengendara sepeda motor di Jalan Balam Kampung Melayu, Sukajadi. ‘’Waktu diturunkan dia sepertinya kelu, tak bisa bersuara. Baru dua menit kemudian dia tiba-tiba menjerit minta tolong pada warga sekitar. Sementara pengendara sepeda motor itu sudah entah di mana,’’ kata Lissalinda.

Hari itu juga orang tua korban melaporkan kejadian ini kepada Polsek Bukitraya. Kepada polisi korban menjelaskan ciri-ciri oknum polisi gadungan tersebut, tinggi sekitar 170 cm, usia 30-an, kulit sawo matang, wajah agak keras dan alis sebelah kanan agak terpotong seperti ada bekas jahitan, rambut cepak, ukuran badan sedang. Bersama mobil, perampok juga membawa lari SIM atas nama Reyhan Prayoga dan STNK atas nama Lissalinda.

Sementara itu, Kapolsek Bukitraya, AKP Yuniar Ari Darwan melalui Kanit Reskrim AKP.Jhon Shite, membenarkan adanya aksi polisi gadungan yang merampok mobil Yaris dibawa oleh seorang pelajar SMP Negeri 1 di Pekanbaru.

‘’Memang benar telah terjadi aksi perampokan mobil yaris yang dilakukan oleh oknum polisi gadungan yang saat itu dibawa oleh korban seorang pelajar SMP Negeri 1 Pekanbaru,’’ ungkapnya ketika dikonfirmasi Riau Pos, kemarin.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mencari saksi-saksi baru lainnya yang dapat melihat keberadaan pelaku dan mobil yang di bawa oleh pelaku polisi gadungan tersebut.

‘’Kita masih mencari saksi-saksi baru, dan kita juga sudah memberitahukan kepada Polsek-polsek yang ada di Pekanbaru maupun polsek-polsek yang ada di luar Kota Pekanbaru, jika ada melihat keberadaan ciri-ciri pelaku dan mobil yang dibawa kabur oleh oknum polisi gadungan tersebut,” ujarnya lagi.(yls)

Dikutip dari : http://riaupos.co.id/news/2011/03/polisi-gadungan-rampok-mobil-yaris/

No comments:

Post a Comment